12 September 2012 - 19:30

Youtube bersikeras mempertahankan file film kontroversial yang diunduh penggunanya yang telah memantik amarah umat Islam di dunia. Youtube hanya membatasi akses klip berdurasi 14 menit itu dari Mesir dan Libya.

Menurut Kantor Berita ABNA, Demonstrasi warga Libya terhadap produksi film penistaan atas kesucian Nabi Muhammad Saw, telah menyebabkan tewasnya tiga diplomat dan dubes AS di Benghazi, Youtube tetap menolak menghapus film tersebut, dan hanya memblokir para pengakses dari Mesir dan Libya.

Fars News (13/9) melaporkan, Youtube bersikeras mempertahankan file film kontroversial yang diunduh penggunanya yang telah memantik amarah umat Islam di dunia. Youtube hanya membatasi akses klip berdurasi 14 menit itu dari Mesir dan Libya.

Menurut Associated Press, setelah keputusan Youtube itu, para pengakses dari Mesir dan Libya tidak akan dapat lagi melihat klip tersebut, khususnya Kedutaan Besar Amerika Serika di dua negara itu sedang menjadi sasaran demonstrasi warga. (IRIB)